Rabu, 27 Juni 2012

Dengan media film

Dalam kunjungan ke Sekolah diperlukan metode agar yang ingin disampaikan bisa lebih diterima anak didik, dengan melakukan cerita, ceramah, monolog, dialog dan lain sebagainya. Dalam kunjungan ke Sekolah juga kita kadang memiliki patner untuk menyampaikan isu isu tertentu. Dalam menyampaikan isu mesti ada kekompakan untuk membawakannya. Sebelum masuk ke Sekolah perlu dilakukan pemetaan masalah yang pada akhirnya diperlukan metode metode untuk memecahkannya.


Dua kali dalam dua minggu kami membahasnya, metode ini mungkin bukanlah metode yang baru, namun bisa juga diikuti apabila memiliki waktu lebih lapang untuk mengerjakannya. Kami membuat film sebagai bahan pengantar isu "sampah" yang kami usung. Mengapa hal ini terpikirkan. Tak perlu dijawab, sebab metode memang terus berkembang, seiring dengan kebutuhan masalah dan pemecahannya. Diperlukan inovasi tanpa henti apabila kita tidak mau menemui permasalahan terlebih dahulu.


bahan bahan untuk film
Dayu dan Dewi fasilitator yang akan menerangkan materi sampah ke sekolah. Tahap pertama masih malu malu, sehingga kami memecahkannya, menyampaikan dengan media film. Dayu dan Dewi menggambar, menentukan isu, mengisi suaranya lewat video rekam. Satu bulan lagi kami masuk sekolah. Film ini akan jadi pesan untuk anak anak di Sekolah dan semoga Dewi dan Dayu semakin percaya diri dalam menyampaikan pesan pesan lingkungan.


Salam berbagi,
Fadlik Al Iman

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar