Jumat, 18 Mei 2012

Cerita tentang sampah

Disadari atau tidak, masalah sampah bagai bola salju yang menggelinding. Populasi manusaia yang semakin banyak, mengiringi kebutuhan manusia yang terus melonjak. Gaya hidup ramah lingkungan rasanya belum dipahami banyak orang, sampah hanyalah sesuatu yang menjijikan, harus dienyahkan dari pandangan mata sejauh mungkin. Semua perusahaan berupaya untuk mencari alternatif bagaimana barang barang bisa didaur ulang. Misalnya plastik, bisa terurai dalam waktu yang tidak lama. Styrofoam yang diproduksi dan dipakai perusahaan ternama sekarang bisa terurai dalam waktu empat tahun.


Upaya diatas perlu didukung, namun ada yang jauh lebih penting. Ketika kita hidup hemat energi maka secara otomatis akan mengurangi penggunaan barang yang selanjutnya dianggap sampah. Mesti disadari bahwa pola hidup konsumtif harus dikurangi, perlahan. Ada kawan yang mengatakan, ketika dia merokok, maka hal yang pertama dipikirkan, bagaimana membuang puntungnya. Semuanya bisa kita siasati untuk membuat bumi semakin baik.



Tahukah anda ketika membuang sampah sembarangan maka sampah yang dibawa oleh air akan menyebabkan aliran air menjadi mampet. Akar akar pohon dikanan kiri sungai tak bisa mengambil makanan karena plastik menghambat jalannya, walhasil pohon menjadi tidak sehat. Satu yang menarik yang saya temukan dipagi ini adalah ketika orang tua yang merapikan irigasinya berusaha mengangkat sampah ke jalan, berharap di jalan ada yang membawanya ke tong sampah. Namun tidak lama berselang, seorang Pak tua lewat hendak membersihkan jalan. Pak tua itu membuang sampahnya kembali ke sungai. Masalah sampah sampai hari ini menjadi masalah terbesar dibelahan Dunia manapun, jikalau semua mau menghemat maka semuanya sedikit demi sedikit terselesaikan.


Salam berbagi,
Fadlik Al Iman

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar