Selasa, 11 Juni 2013

Jalan Plastik

Jalan plastik
Hampa udara, miskin unsur hara

Sedikit sekali kita mengalaminya, melihat gusi merah di sore hari
Ketika tidur sendiri sendiri

Jalan plastik selama ini, hampa udara
Meski diurai, hampa tenaga

Jalan plastik mengusik
Menyundut dengan bara kenangan lama,

Kau pilih air itu, sementara aku belum minum
Jalan plastik, ditinggal pembuat kenangan

Tak tau apa apa, siapa yang tau jalan itu
Hanya Mu dan Aku
Tak pernah ada udara, namun ketika kau sulut dengan bara, aku menemui jalan luas bukan lampau

Jalan plastik, ketika aku ditampar, jambak, dengan menggunakan kekerasan yang lainnya di jalan plastik

Jalan baru pun tak bisa membuat aku berpikir karena jalan itu.

Salam,
-F-



Tidak ada komentar:

Posting Komentar