Sabtu, 15 September 2012

Kering

Tumbuh dari tanah, berbilas air, udara dan mentari
Smilir angin, ribut dan jenaka
Wajah kepongpong jadi kupu kupu
Kecebong jadi kodok
Malam,siang berganti bulan dan matahari

Melewati beberapa gempa
Meredam ombak lautan
Menjadi karang karang sendiri jauh dari negerinya
Kami pernah lewati..

Dalam empat musim berlalu
Dalam ribuan hari
Dalam kusut dan benang merah
Dalam dalam kita diam
Meredam kelam melihat spion ke belakan
Tak berkaca
Kecuali mata kaca, goyang senang mengikuti angin

Semua berlalu,
Melewati semangat orang membalik tanah, menebar jala
Bukan di ketiak kami ada
Namun di atas restora..
Restorasi ideologi langsing nasi
Ideologi tanpa pengawet
Ideologi tanpa perangsang
Ideologi ketergantungan
Ideologi remot

Ideologi hutan bukan jalanan
Ideologi desa bukan perkotaan
Ideologi ideologi menunggu angin..
Merangsang maksud

Kami menunggu kering
Sempoyongan dan sakit perut
Lemah syahwat dan otak
Lemah jingkrakan dan pertolongan tanpa tualang

Kami menunggu kering dalam selimutan berlalu pisau
Kami menunggu kering dalam hantu hantu geretak dan angan sentosa

Jikalau itu
Tak kalah ini
Tiuplah..
Atau menunggu angin

Kami yang kering
Membagi kisah

fadlik.kedewatan 2012


Tidak ada komentar:

Posting Komentar