Minggu, 26 Maret 2017

Teater Krucil

Saya sangat sepakat jika ada slogan  "semua orang itu guru, alam raya sekolahku", jadi anak harus diajari bersosialisasi, berinteraksi dengan alam serta lingkungan sekitar. Jika diamati sedikitnya afa Riga karakter anak, pertama, ada yang dijuluki penakut dan pemalu. Hal ini pernah terjadi pada anakku. Tak heran jika dia belum terbiasa bermain di luar rumah, mungkin kaget melihat orang baru. Bertemu teman sebaya hanya diam, jika berjumpa kakeknya, Rana menangis histeris.


Yang kedua, rewel, aktif atau ceriwis. Ketika saya latih secara rutin, berinteraksi terus menerus, kini Rana mengalami perubahan, dia tak takut lagi dengan Kakeknya, tak malu lagi dengan teman sebaya. Kenyataan di lapangan telah dijadikan Rana sebagai guru belajar, berapa tidak, kakeknya selalu berusaha menyapa dengan senyum, kawan sebaya bermain tanpa beban.

Sementara di dalam rumah istriku Ita menanamkan nilai nilai, diulangnya kata Ayah, Ibu, nama dirinya, nenek, kakek, Om, Tante, Mba, nama buah sedikit demi sedikit. Bahkan sekarang Rana mengenal nama Tuhannya, nama Rasulnya, Agama serta Al Qur'an sebagai kitabnya. Hal ini pecah banget buat saya, hadiah yang besar dari Tuhan. Disini bisa saya temui, karakter anakku yang ketiga, si manis yang penurut.

Hal di atas tadi bisa diajarkan lewat teater, lingkungan adalah panggungnya, total belajar adalah karakternya.

Salam berbagi,
Fadlik Al Iman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar