Kamis, 16 Maret 2017

Bermain di luar ruangan

Ada jenaka di muka tenda. Pagi itu kita mulai dengan persiapan maksimal, mulai Dari stroler, perlengkapan makan minum bayi, hingga flayshet, alas tenda serta tenda. Kami memilih tempat yang sepi, di tengah putaran danau buatan. Matahari setengah hati, tegakkan pohon meyakinkan, bunga bunga tertata rapi. Ada juga kawan di tepi danau sesekali menghibur. Ada capung, kiong serta telur merah kiong Mas.

Sebentar saya lunasi cicilan bacaan buku.

Sementara hawa sejuk datang, Rana masih ragu injak rumputan, telapak kaki yang masih halus memang ngilu menginjak daun, buku buku halus di ujung badan rumput.



Petikan paragraf diatas menggambarkan proses Rana bermain di luar ruangan.







Rabu, 15 Maret 2017

Salam Berbagi

Ranadilla berinteraksi dengan Rara, Arwen dan Fatih. Seperti biasa mereka seeing bertemu ketika pagi dan sore. Rara, balita hitam manis, gemar bertanya dan lincah. Arwen perempuan peranakan manado, pendiam yang senang mengamati orang, dia lembut, cepat sekali bila diperintahkan mencium pipi kawannya. Sementara Fatih kaki kaki satu satu nya yang sebentar lagi bisa berjalan, jika dibandingkan dengan Arwen maka Arwen lebih gigih, meski langkahnya tak terarah.

catatan singkat ini akan menjadi catatan singkat yang penting bagi kisah persahabatan mereka.


Tampak dari depan, rana berdiri menghadap kamera dengan senyum ringannya, Rara duduk, fatih memakai baju kuning, serta Arwen.

Salam berbagi,
Fadlik Al Iman