Jumat, 27 September 2024

Dr. Yusuf Al Qaradhawy Berkata

  


"Yang mereka miliki adalah lidah panjang dengan lengan yang pendek, pandai kritik, gagal dalam amal, semangat dalam meruntuhkan, berdiam diri dari kontribusi. Semangat terbesar mereka adalah meneliti satu-satu celah dan kesalahan orang yang bekerja, menghimpun dari sana-sini, kemudian melihatnya dengan menggunakan mikroskop, biji berubah sebesar kubah, semut sebesar gajah.



Mereka tidak memaklumi kesalahan orang yang bekerja, tidak berprasangka baik, tidak memperkirakan situasi yang berkembang, tidak memahami bahwa situasi darurat ada hukumnya sendiri. Dan mereka, karena mereka tidak bekerja, kau dapati mereka tak punya salah, karena salah adalah konsekuensi ijtihad dalam amal, sedangkan mereka tertipu oleh angan-angan."

Senin, 23 September 2024

Melihat Peta


Berikut beberapa peristiwa besar penting dalam 100 tahun pertama peradaban Islam:


622 M: Hijrah (Daulah Islam Madinah)


624 M: Perang Badar (313 pasukan muslim)


630 M: Fathu Mekkah (10 ribu pasukan muslim)


637 M: Ctesiphon (ibukota Persia) dan Yerusalem dibebaskan


639 M: Mesir dibebaskan


651 M: Islam sampai ke Tiongkok (Khalifah ‘Utsman)


711 M: Awal pembebasan Spanyol – Kaum Muslimin hampir menjadikan Eropa sebagai benua Islam. Di tahun yang sama, India mulai dibebaskan


718 M: Sri Indrawarman (Raja Sriwijaya yang berpusat di Palembang) berkirim surat dengan Khalifah ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz. Islam mulai masuk ke negeri kita.


Hal yang sama juga terjadi ketika dua adidaya saat itu, yakni Kekaisaran Bizantium dan Persia berkuasa.


Dalam peta kekuasaan tahun 620 Masehi ini, yakni 2 tahun sebelum kaum muslimin hijrah dari Mekkah ke Madinah, dua adidaya tersebut tidak berusaha menaklukkan wilayah tersebut. Jazirah Arab saat itu adalah sebuah wilayah merdeka.