Selasa, 03 Maret 2015

Dan kita

Jalan panjang sehabis hujan, masih ditipu mendung, kamu riang berjalan. Menatap segalanya penuh keriangan.

Pagi sunyi sendiri, makin terpinggirkan oleh mesin kendaraan yang makin bangga karena asa manusia. Penuh serbuk tembaga.

Lama lalu kau bisikan dua isi surat. Tentang tumbuhan makin jarang, plastik penuh rupa, lalat lalat bangga, asap luar biasa, pedagang gorengan,  bahan pengawet, swastanisasi air.

Lalu kita mencret karena kurang cairan.
Orang orang terbawa arus tanpa ada pemerintah yang memperhatikan.
Lalu kemana kota ini tiga belas tahun lagi..

Kemuning kah
Jari jari gir gila
Asap penuhi kota
Jalan jalan jadi tembok
Tumbuhan dimakan usia atau manusia sarapan menjualnya.

Kaki kaki lima yang terang,  mengendarai pagi bersama modal yang pas pas an.
Ia membayar pemerintah yang memanipulasi pajak daerah.

Perempuanku

Nasib kita bahkan sama..
Terbawa arus,
Lonceng tak buta,
Daun menua dan kita smua binasa

Bandung, 2maret
Foto 📷 Fadlik 

TAMAN

Taman adalah surga kecil penikmatnya. Biasanya terdapat tanaman yang memiliki buah, bunga yang menawan, kolam sampai fasilitas bermain bagi anak.
Taman salah satu Hotel di Bandung. Foto.Fadlik
Taman bisa kita buat dengan menggunakan pot yang bisanya diisi media tanah. Untuk yang ingin berhemat bisa menggunakan ember bekas, panci, kaleng cat sampai karung, semua tergantung kreativitas menanam serta merawatnya.

Bila anda memiliki lahan yang sudah tertutup ubin, paling, beton atau sejenisnya, maka media yang disebutkan di atas bisa menjadi acuannya. Selamat mencoba.

Salam berbagi,
Fadlik Al Iman