Ungkapan "kebijaksanaan (hikmah) adalah harta orang beriman yang hilang" berasal dari hadits (HR. Tirmidzi & Ibnu Hibban) yang bermakna seorang muslim harus aktif mencari kebenaran dan ilmu bermanfaat di mana pun, dari siapa pun, dan dalam situasi apa pun. Hikmah adalah aset berharga yang wajib diambil kembali layaknya barang berharga yang hilang.
Berikut poin penting dari konsep ini:
Pencarian Tanpa Batas: Hikmah tidak dibatasi sumbernya (tidak harus dari sesama muslim), asalkan benar dan tidak bertentangan dengan syariat.
Makna Hikmah: Hikmah diartikan sebagai pengetahuan tinggi, kearifan, pelajaran hidup, atau kebenaran yang realistis.
Kewajiban Mencari: Umat beriman diperintahkan untuk tidak pasif, melainkan giat mencari ilmu dan kebijaksanaan untuk diterapkan dalam kehidupan.
Fokus pada Konten: Hadits ini mengajarkan untuk fokus pada kebenaran isi nasihat, bukan pada siapa yang menyampaikannya.
Intinya, seorang beriman tidak boleh sombong dan harus terbuka terhadap kebenaran yang datang dari manapun, menjadikannya pelajaran untuk perbaikan diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar