Sesudah saya menyelesaikan soal-soal ,"dinas", ia berpesan pada saya sebelum saya minta diri:
"Hok-gie, tiap hari saya menghadapi ketidakadilan. Dari jam delapan sampai jam dua belas, orang-orang datang pada saya, menceritakan dan meminta tolong mengurus perkaranya."
Saya tahu, ia selalu mengulurkan tangan pada mereka yang ditindas dan disewenang-wenangi.
"Hati saya hancur, ingin berontak terhadap segala ketidakadilan ini. Seorang laki-laki dewasa di hadapan saya melihat penegak-penegak hukum menginjak-injak hukum," katanya sayu.
𝗝𝘂𝗱𝘂𝗹 𝗧𝘂𝗹𝗶𝘀𝗮𝗻: 𝗦𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗼𝘀𝗲𝗻, 𝗦𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗮𝗰𝗮𝗿𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗵𝗮𝘀𝗶𝘀𝘄𝗮.
𝗙𝗼𝘁𝗼: 𝗧𝗲𝗺𝗽𝗼
#soehokgie #kutipantokoh #catatanseorangdemonstran #pendakiindonesia #mapalaindonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar