
Lautnya relatif tenang, memungkinkan kita untuk melakukan aktifitas di laut seperti berenang, memancing. Sekarang juga terdapat fasilitas baru seperti Banana Boad. Sementara dari pantai kita bisa memancing, melakukan studi pengamatan penyu serta berjemur melepas kepenatan. Pasirnya putih, Tanjung ini terbentuk dari hamparan pasir dan lautnya yang tenang. Dahulu banyak penyu bertelur di Tanjung ini, pencurian telur serta aktivitas manusia dari penambangan mengakibatkan penyu enggan bertelur. Penyu sangat sensitif memilih tempat untuk bertelur, pantai yang tenang serta berpasir akan dihampirinya.
Berkat kerja keras Balai Kenservasi Sumber Daya Alam Seksi Konservasi Wilayah II Pangkalan Bun, Dinas Parieisata Kotawaringin Barat beserta beberapa mitra Lembaga Swadaya Masyarakat, aktivis lingkungan, pelajar, kini TWA Tanjung Keluang terus melakukan pembenahan, Tanjung yang dulu dikenal sebagai tempat penambangan dan penebangan hutan, kini perlahan namun pasti menjadi hijau.Inilah pusat Penelitian penyu terbesar di Pangkalan Bun, anda bisa mengamati, petugas BKSDA SKW II akan menerangkan segala halnya. Semoga TWA tetap terjaga keasliannya. Banyak wisatawan yang terus sadar untuk menjaga TWA dengan tidak membuang sampah sembarangan, vandalisme, membakar api unggun secara sembarangan dan lain sebagainya yang merugikan keasrian TWA Tanjung Keluang.
Salam berbagi,
Fadlik Al Iman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar