Tanah tanah diisi perumahan warga, sehingga penjual lebih jauh mengambil bahan bahan untuk dijual, meskipun ada bos yang mengantarkan memakai mobil bak terbuka. Sungai yang semakin lama kian tercemar juga tidak lagi memungkinkan mengkonsumsi ikan dari sungai, mereka ambil dari luar jakarta, di tambak atau empang yang memang memeliharanya untuk bisnis. Wajah pasar berubah sesuai perumbuhan kota. Pasar ini semakin termarjinalkan dikarenakan banyak swalayan yang tumbuh seperti jamur.
Orang orang kecil digusur kepentingannya oleh pengusaha yang menanam modal, membangun swalayan dari produk produk pembungkus plastik, dengan campuran bahan pengawet yang dalam memproduksinya kadang tidak diberitakan terdapat zat zat berbahaya di dalamnya. Yang penting kemasannya terlihat bagus dan tampak higienis. Marilah bersama sama kita pandai memilah dengan mengkonsumsi makanan sehat tanpa zat pewarna, makanan yang organik, pangan sehat untuk kita semua. Tidak mesti mahal, yang penting sehat.
Salam berbagi,
Fadlik Al Iman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar