Rabu, 04 Maret 2015

MENYENTUH HATI

Mengawali pagi dengan menggunakan taxi menuju stasiun Gambir memang hal yang tidak biasa bagi kami, namun ketidakbiasaan ini justru menjadi menarik dan pada akhirnya akan mudah diingat.
Dim Sum. Foto Fadlik 
Usai beberapa stasiun terlewati dari gambir menuju Bandung, istri tercinta mengeluarkan makanan dengan aroma menggiurkan. Perjalanan kami memang biasa diupayakan untuk menghemat sampah, bila perlu tanpa sampah 🚮 .

Aroma sedap menyentuh hati ini tak lain adalah Dim Sum, masakan khas Hong Kong ini lezat dinikmati ketika panas . Pas sekali dengan AC dingin di kereta yang terus menyelusup sampai ke tulang .
Panorama menuju Bandung 
Tak terasa makanan habis, hamparan sawah nan hijau menjadi menu sarapan untuk mata selanjutnya. Bandung, meski semakin panas, namun magnetmu masih kuat menarikku.

Salam berbagi ,
Fadlik Al Iman 

Selasa, 03 Maret 2015

RAJA NYELUSUP

Alat angkut umum ini dikenal lincah, untuk para pengejar waktu, selain ojeg maka dialah andalannya. Menyelusup bagai cemar di air Jakarta. Dia ada meski tak sedikit orang mencibirnya.
Foto. Fadlik 
Bajaj adalah alat angkut roda tiga tanpa argo. Egonya mengalahkan kecepatan lawan. Gayanya nyungsep menyelusup, bagi supir supir yang nakal ketika menggunakan trotoar sebagai media menyusul sekitarnya.

Tak hanya trotoar, lampu merah, jalan satu arah kadang dilanggar. Meski tak memiliki sabuk pengaman, helm atau alat ukur emisi, namun eksistensi raja nyelusup ini tetap diperhitungkan.

Salam berbagi,
Fadlik Al Iman