Senin, 08 April 2013

Alas Kedaton

Orang yang memberi makan monyet atau monyet yang memberi makan manusia, celetukan spontan ini keluar dari salah satu mulut Alumni SMA 7 Jakarta yang beramai ramai mengunjungi Pura Alas Kedaton. Betapa tidak, dari ratusan monyet yang hidup ini dapat membuka peluang kerja bagi ratusan orang yang kerja sebagai Staf Pura, tukang parkir, menjajakan dagangan di kantin, dagangan oleh oleh dan beberapa yang lainnya.

Tukang kacang rebus yang berjualan di Pura ini juga mendapatkan hasil dari menjual kacang rebus yang diperuntukkan untuk monyet dan para pengunjung yang berminat membeli. Pura ini terletak di desa Marga, libih kurang 4 km dari kota Tabanan. Dari barat kita bisa melihat pintu masuk ke arah Pura, beberapa larangan masuk ke pura terpampang di pintu masuk. Bagi wanita yang sedang datang bulan dilarang memasuki Pura.

Para pengunjung akan dipandu petugas, untuk yang gemar bepergian dengan membawa makanan, khusus di tempat ini lebih baik anda tidak membawa makanan, minuman atau hal hal yang bisa menarik perhatian monyet monyet seperti kacamata, topi, permen serta lainnya. Jikalau monyet mendekati upayakan agar tidak mengepal tangan, karena monyet menyangka bahwa itu terjadi karena anda sedang menggengan makanan atau hal lain yang diinginkan monyet.

Salam berbagi,
Fadlik Al Iman

Pura Istimewa

Oleh oleh kaos bali yang dipakai pelancong menggambarkan bahwa beliau pernah ke Tanah Lot, kekagumannya atau alasan lainnya. Yang jelas Tanah Lot memang patut diingat, pulau karang ini memiliki jarak 13 km dari Tabanan, dari Denpasar hanya 25 km. Untuk para wisatawan bisa menggunakan dengan jasa travel, menyewa mobil atau motor.

Setiap tempat di Bali memiliki lagenda, hal ini tak luput dari Pura Tanah Lot. Pura ini memiliki nama Pura Pekendungan yang dibuat pada abad 16 oleh seorang penyebar agama Hindu bernama Danghyang Niratha, beliau berasal dari Belambangan, di daerah Lombok dikenal dengan sebutan "Tuan Semeru" yang merujuk pada nama Gunung di Jawa Timur yaitu Mahameru.

Pura ini memiliki keistimewaan, orang Hindu meyakininya bahwa pura tersebut adalah Pura Sad Kahayangan yang merupakan satu dari beberapa Pura yang menjaga Pulau Bali. Pura lainnya yakni di Besakih, Pura Ulu Watu, Pura Gunung Batur, Pesaring Jagat, Pura Batukaru dan beberapa lainnya. Untuk para pelancong bisa datang mengunjungi Tanah Lot di sore hari, karena pemandangan matahari tenggelam dari sini begitu sempurna.

Salam berbagi,
Fadlik Al Iman