Selasa, 06 November 2012

Mata mata

Obrolan anak anak yang berhasil disimak dalam hayal.

M : Kenapa matahari nggak pernah nangis ?
W : Karena matanya satu.
M : Kenapa matahari tidak ada di waktu malam ?
W : Ganti pakaian, namanya jadi bulan.
M : Kenapa ini disebut mata, itu disebut matahari, yang ini disebut mata hati (sambil nengarahkan jari jarinya kearah jidat.
W : Yang ini mata kaki (jari telunjuknya ke arah bawah)

Banyak cerita tentang matahari, cerita tentang sinar, terbit dan tenggelam, ada banyak kesan yang bisa ditangkap darinya, kisah tepat waktu, setia pada janji, tentang semangat memberi dan masih banyak lagi.

Ketika cahaya matahari berlebih, banyak kita mengeluh, kenapa tak ada awan yang menghalangi ?, ketika langit tak terlihat dikarenakan awan tebal menyelimuti, banyak orang rindu pada matahari. Matahati banyak disimpulkan pemilik mata hati. Matahari banyak menyaksikan orang orang mengeluarkan air mata. Sebentar lagi musim hujan, matahari dihalangi awan, hingga air tergenang se mata kaki.

Salam berbagi,
Fadlik Al Iman

Pekan Peduli Orangutan

Pekan Peduli Orangutan (PPO) digelar kembali bulan November, PPO dirayakan diberbagai belahan Dunia. Kenapa acara ini terus dilakukan, harusnya kita banyak lagi melihat apakah kehidupan di sekitar kita bertambah baik. Keinginan manusia yang tak terhingga mematikan langkah semuanya. Di Kalimantan ada orangutan yang semakin sedikit, di Bali ada Jalak Bali yang semakin berkurang populasinya, di Jawa ada Badak yang semakin sulit ditemukan. Apa yang menjadikan semuanya menjadi tidak seimbang.

Kehidupan manusia mengalahkan semuanya, hutan ditebang untuk kepentingan manusia membuat jalan, perumahan, alih fungsi menjadi perkebunan, bandara, pabrik dan lain sebagainya, sementara tempat hewan hewan endemik semakin sedikit. Langkah edukasi menjadi sangat penting, dengan dilakukan penyadaran semuanya akan menjadi baik. Ada orang yang membunuh orangutan dikarenakan ketidak tahuannya, ada yang membabat hutan dengan alasan mencari makan, ada juga yang dengan pengetahuannya justru melakukan semuanya.

Lagi lagi pendidikan dan penyadaran menjadi sangat penting, mengapa semuanya dilakukan, dengan berbagi ilmu pengetahuan, pengalaman, berbaur dengan semua, mensosialisasikan dengan rasa ketulusan, niscaya penerima informasi akan melihat semangat semangat kita yang dengan tulus berbagi, hingga nanti menjadi banyak tunas tunas pembela lingkungan. Cerita ini menjadi harapan semua orang, tentunya harus disertai dengan tindakan. Selamat melakukan PPO, selamat merenungi, selamat melangkah menuju hari esok yang lebih baik.

Salam berbagi,
Fadlik Al Iman